Thursday, June 2, 2011

BISNIS BANDO

Kita semua tentu sering melihat sejenis billboard yang melintang di jalan raya, ya.. mirip dengan Bondu atau hiasan rambut wanita, cuma kalo yang saya maksud ini adalah Bando. Struktur bando ini difungsikan untuk menempelkan space iklan di jalan raya. Agak berbeda dengan Billboard yang umumnya mempunyai 1 tiang saja karena di letakkan di pinggir jalan, maka untuk bando minimal mempunyai 2 tiang atau 2 group tiang,tergantung profil baja yang digunakan pada tiang Bando.

Bando sangatlah effektif dalam mengiklankan sebuah produk, mengingat ukuran space iklan yang bisa mencapai lebar badan jalan raya sehingga dapat di lihat dengan jelas oleh pengguna jalan, baik pejalan kaki maupun yang memakai kendaraan. Terlebih lagi jika Bando letaknya berada pada jalan yang tingkat lalulintasnya sangat tinggi seperti di jalan Utama. Jadi sangat disayangkan jika Bando dipasang di jalan yang sepi..hehe...pemilik produk tentunya tidak akan mau menyewa Bando tersebut.

Lokasi Bando tentunya sangat  mempengaruhi pada segmen pasar yang diinginkan, sehingga kalau kita perhatikan, khususnya di Bandung, iklan mobil mewah biasanya terletak pada Bando yang berada dekat dengan pusat perbelanjaan dan kawasan elit. Sehingga otomatis harga sewa sebuah Bando akan berbeda tergantung pada strategis tidaknya lokasi Bando tersebut.

Dengan demikian, jika kita berniat  untuk bisnis penyewaan Bando, maka kita harus mendapat lokasi yang strategis,sehingga Bando yang kita buat akan disewa oleh pemilik produk dengan kesinambungan.Sayang jika bando yang dibuat dengan biaya yang tidak sedikit ternyata pada akhirnya hanya berupa rangka baja saja karena space iklan yang ada kosong.

Nah, jika kita tertarik dengan bisnis Penyewaan bando,Khusus untuk kota bandung, syarat dari pendirian Bando tidaklah rumit. Prosedur yang mesti di tempuh adalah sebagai berikut:

  1. Buatlah gambar desain Bando sesuai yang kita inginkan
  2. Tentukan titik lokasi Bando yang kita inginkan, di lokasi yang kira-kira strategis.
  3. Konsultasikan dengan instansi terkait seperti BAPPEDA, Dinas Tata Bangunan dan Dinas Pertamanan.
  4. Minta Agenda ekspose pembuatan Bando antar Dinas terkait di atas, sehingga rencana kita terkoordinasi dengan baik.
  5. Setelah Ekspose tadi, jika responnya baik, biasanya nanti akan ada undangan untuk survey lokasi bersama Dinas terkait di atas
  6. Setelah Lokasi rencana titik Bando di setujui, selanjutnya kita akan dihadapkan pada perijinan. Jika di depan Bando yang akan didirikan telah berdiri pertokoan, kantor atau tempat tinggal, maka sebelum mengajukan ijin ke Walikota tentunya ijin dari “tetangga” Bando harus sudah beres.


Desain Bando

Dalam mendesain sebuah Bando, aspek arsitektural sangat penting. Bentuk konstruksi Bando hendaknya di lengkapi dengan hiasan yang mencerminkan budaya setempat, sehingga calon Penyewa Bando kita serta pengguna jalan yang melihat Bando kita akan tertarik.

Adapun syarat teknis dari pendirian Bando di kota Bandung adalah sebagai berikut:
  1. Posisi Bando yang akan didirikan minimal berjarak 100 meter terhadap bando yang telah ada dan 50 meter terhadap Billboard yang sudah ada.
  2. Posisi Bando yang akan didirikan minimal berjarak 50 meter dari belokan jalan atau persimpangan jalan
  3. Tinggi gawangan Struktur Bando dari Permukaan Badan jalan minimal 5,5 meter.
  4. Tinggi Space Iklan maksimal 3 meter
  5. Lebar Space Iklan bisa selebar badan jalan, dengan syarat luasan Space iklan tidak lebih dari 32 m2. Jadi kalau tinggi nya 3 meter, panjang maksimal nya adalah < 11 meter

Dari segi Kekuatan struktur dan ekonomi, hendaknya dalam mendesain struktur Bando memperhatikan berat struktur bandonya.Tentunya ini berhubungan dengan profil Baja apa yang digunakan. Struktur Bando terdiri dari 2 tiang atau 2 grup tiang yang dihubungkan dengan rangka batang/truss, dimana beban pada space iklan, baik berat sendirinya serta beban angin akan disalurkan oleh truss ke tiang bando untuk selanjutnya disalurkan ke pondasi. Semakin Ringan Struktur Bando, maka akan semakin murah biayanya serta jika beban gempa terjadi, struktur yang ringan akan lebih kecil menerima beban gempa dibandingkan dengan struktur bando yang lebih berat.

Sebagai pelengkap,berikut ini  adalah contoh gambar  dari Bando:

0 comments:

Post a Comment